Leave a comment

Belajar dari Tumbuhan

Bagi saya belajar itu tidak harus duduk di dalam kelas, atau mendengarkan penjelasan dari seorang guru. Banyak cara untuk belajar dalam memahami hidup ini. Memahami diri, lingkungan dan tujuan kita diciptakan. Kita bisa belajar dari setiap apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita rasakan. Saya sering memandang lama sesuatu ciptaan Allah, mencari hakikat penciptaannya, tujuan dia diciptakan, dan sifat-sifat yang ada padanya. Salah satunya adalah tumbuh-tumbuhan disekitar kita yang jumlahnya tidak terhingga.

Setiap hari kita selalu melihat pohon yang tumbuh dan berada disekitar kita, baik itu tempat tinggal, lingkungan kantor bahkan dalam perjalanan kita kemana saja. Ada beberapa hal yang dapat dipelajari dari tumbuhan, dan disebut Ilmu Tumbuhan, yaitu:

1. Tumbuhan tidak makan dari buahnya sendiri.

Agar tumbuhan tersebut dapat hidup dan tumbuh, ia menyerap zat-zat makanan berupa unsur hara dan air dari tanah. Semakin dalam akarnya, makin banyak pula nutrisi yang berguna bagi pohon yang dapat diserapnya. Kita bisa bedakan bagaimana kekuatan antara rumput dengan pohon. Antara pohon yang satupun berbeda dengan jenis pohon yang lain. Akar tumbuhan ini, semakindalam akarnya semakin kuatlah tumbuhan tersebut. Dan dari semua itu terdapat banyak pelajaran bagi kita.

Tahukah anda kenapa buah kurma itu rasanya manis sekali? Pohon kurma itu ditanam dan tumbuh di padang pasir. Bijinya ditaruh dikedalaman 2 meter, kemudian ditutup dengan 4 lapisan. Sebelum pohon kurma itu tumbuh, dia harus berakar begitu dalam sampai kemudian menembus 4 lapisan tersebut dan menghasilkan buah yang manis di tengah padang pasir.

Intinya adalah kita perlu proses perjuangan yang luar biasa ketika kita menginginkan hasil yang luar biasa pula.

2. Tumbuhan tidak tersinggung ketika buahnya dipetik.

Kadangkala kita melakukan protes, kenapa kerja keras kita yang menikmati justru orang lain? Inilah prinsip memberi. Kita ini bukan bekerja untuk hidup, tetapi bekerja untuk memberi buah bagi orang lain. Kita bekerja keras supaya kita dapat memberi lebih banyak kepada orang yang memerlukan, bukan demi diri sendiri. Cukupkan dirimu dengan apa yang ada padamu, tetapi tidak pernah ada kata cukup untuk memberi berkah pada orang lain dengan pemberian kita.

3. Buah yang dihasilkan tumbuhan itu menghasilkan multiplikasi (baik melalui stek, cangkok, biji dll).

Biji ataupun bagian dari tumbuhan tersebut dapat menjadi tumbuhan berikutnya dan dapat memberikan buah-buah yang segar. Ini berbicara tentang bagaimana hidup kita memberi dampak positif terhadap orang lain. Bila kita menjadi seorang pemimpin, itu bukan masalah posisi atau jabatan, tetapi mengenai pengaruh dan inspirasi yang bisa diberikan kepada orang lain.

Semoga bermanfaat.

Advertisements

Tulis Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: