Leave a comment

Peta SDM

Pada kegiatan Clean Community Training 2 yang diadakan oleh Favor Hotel Makassar, Direktur Favorindo Manajemen, Adhi Santoso juga memberikan materi training. Materi yang disajikan berupa pemetaan SDM secara umum.

Clean Community Day 15 Maret 2014 (3)Memulai materinya, Adhi Santoso mengemukakan bahwa setiap manusia, Tuhan ciptakan dengan sempurna. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, orang bisa merubah kualitasnya. Kualitas manusia terutama di dalam suatu perusahaan dapat dilihat dari potensi dan prestasi yang dimilikinya.

Berdasarkan hal tersebut, kualitas manusia dibedakan dalam empat kelas yaitu:

  1. Deadwood yakni mereka yang memiliki potensi dan prestasi yang rendah.
  2. Hard Worker yakni mereka yang memiliki potensi sedikit namun prestasinya bagus.
  3. Problemm Employee yakni mereka yang memiliki potensi besar tetapi prestasinya kecil.
  4. Star yakni mereka yang memiliki potensi besar dan juga prestasi besar.

 

Untuk lebih memudahkan peserta memahami materi ini, Adhi santoso mengajukan pertanyaan kepada peserta. Apa yang menyebabkan seseorang berada pada peta deadwood atau memiliki potensi yang rendah dan juga prestasi yang rendah?

Satu persatu peserta memberikan jawaban. Pada saat itu, sedikitnya ada sepuluh alas an mengapa seseorang memiliki potensi yang kecil dan juga prestasi yang rendah, diantaranya:

  1. Tidak ada kesempatan
  2. Passif
  3. Malas
  4. Penakut
  5. Tidak percaya diri
  6. Tidak inisiatif
  7. Tidak memiliki clean character
  8. Tidak bersyukur
  9. Sombong
  10. Tidak bertanggung jawab.

Untuk peta yang kedua dan ketiga Adhi Santoso tidak menanyakan ataupun menjelaskan kepada peserta. Ayah tiga orang anak itu langsung menjelaskan alas an mengapa seseorang bisa menjadi star. “Untuk menjadi star tentunya kebalikan dari deadwood. Dimana seorang star itu selalu jeli melihat kesempatan, aktif, rajin, pemberani, percaya diri, peduli, inisiatif, memiliki clean character, bertanggung jawab, suka belajar, rajin bersyukur dan bisa memaknai.

Salah satu contoh, ketika seorang karyawan melakukan kesalahan. Ia tidak perlu melawan atau memberikan penjelasan yang panjang lebar kepada atasannya. Tetapi ia bisa memaknai, memahami kesalahan yang dia lakukan pada saat di ingatkan oleh atasan. Dengan kalimat yang sederhana, seperti “Maaf pak itu salah saya, kasi saya kesempatan untuk memperbaikinya”. Dengan kalimat ini, maka masalah akan selesai. Ini enunjukkan kerendahan hati, salah satu karakter yang wajib dimiliki oleh karyawan Favor Hotel.

Saat ini lanjut Adhi, karyawan Favor Hotel memiliki potensi yang besar, prestasinya juga sudah ada. Namun jangan mau terpaku. Misalnya penilaian tamu berdasarkan ulasan di Agooda.com atau Booking.com dengan nilai rata-rata 7, 6. Terus memberikan yang terbaik, jangan mudah puas dengan nilai tersebut.

 

Advertisements

Tulis Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: