Leave a comment

Air Terjun Parangloe

Air terjun ParangloeAir Terjun Parang Loe terletak di Jalan Poros Makassar Malino. Dari beberapa air terjun yang pernah saya kunjungi seperti air terjun Malino di Malino, air Terjun Bissappu di Bantaeng, Air Terjun Parangloe merupakan air terjun yang terindah. Betapa tidak, selain susunan tebingnya yang bertingkat dengan karakteristik batunya yang sangat khas dengan relief yang indah, daerah air terjun ini sangat lebar, luas dan bisa menampuang ratusan wisatawan.

Salmawati di Air terjun ParangloeMenurut teman-teman saya Air terjun Parangloe sama indahnya dengan air terjun niagara yang ada di luar negeri. Jadi Jika Anda ke Makassar atau menuju Malino tidak afdal jika Anda tidak melihat keindahan air terjun ini. Air terjun ini masih natural, sehingga nuansa alamiahnya masih sangat kental.

Keindahan panorama air terjun ini memikat setiap wisatawan untuk berkunjung dan berkunjung lagi kesana. Dari Kota Makassar kita bisa berkendara ke arah menuju Kota Malino dan memarkir kendaraan di belakang Inhutani Kabupaten Gowa, sekitar 2 km dari bendungan bili-bili. Setelah itu kita harus jalan kaki sekitar 2 km dengan waktu tempuh sekitar 45 – 60 menit. Jalanan menuju air terjun ini berbatu dan berkerikil sehingga tidak bisa menggunakan roda dua ataupun roda empat. Sebenarnya bisa tetapi dengan kondisi jalanan yang rusak lebih baik jalan kaki.

bersama teman-teman di air-terjun-parangloeSetelah sampai diujung jalan kita harus menuruni bukit dengan kemiringan sekitar 90 derajat. Jika Anda berkunjung pada musim hujan, Anda harus berhati-hati sebab jalanannya licin. Selain itu juga jangan berlama-lama di bawah air terjun sebab dikhawatirkan tiba-tiba datang air bah. Karena itu saya sarankan jika Anda ingin ketempat ini lebih baik pada saat musim hujan sudah lewat atau memasuki musim kemarau.

di air terjun parang loeSelain itu, Anda juga baiknya membawa bekal minimal snack dan air minum, sebab tidak ada penjual makanan maupun minuman disekitar lokasi air terjun. Berkunjung pada pagi hari akan lebih baik sehingga Anda bisa meninggalkan air terjun ini sebelum jam makan siang dan Anda bisa singgah di pasangrahan Bili-bili untuk makan siang. Ini sangat saya sarankan, agar Anda bisa menikmati lebih banyak keindahan di daerah Bili-Bili setelah menikmati keindahan air terjun ini.

Meskipun harus jalan kaki  sepanjang 2 kilometer, rasa lelah akan hilang begitu Anda melihat keindahan air terjunnya. “Subuhanallah, luar biasa indahnya” itulah yang saya ucapkan begitu melihat air terjun ini.

 

Advertisements

Tulis Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: