Leave a comment

Aty Menuju Bintang (1)

aty 1

Aty Saat Audisi di Makassar

Sebagai pendukung Aty selain mengirim SMS, saya sebagai penulis akan menulis secara tuntas perjalanan Aty menuju Bintang. Sebagai sesama orang Selayar, ini saya lakukan sebagai dukungan Aty, semoga sukses terus dan kesuksesan itu membuat Aty lebih bersyukur lagi dan lebih dekat lagi pada Allah. Para Pendukung Aty, saya beri nama Aty Lovers, saat ini akan mengupas perjalanan Aty dari Selayar menuju Kota Makassar  untuk Audisi.

Sejarah itu memang sudah dimulai sejak Aty mulai aktif di salah satu sanggar kesenian di Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat itulah peletakan dasar dalam menggapai impiannya tertanam. Tiang-tiang kesuksesan pun telah ditancapkan, dan entah kapan bangunan itu mulai nampak. Selama itu, sadar atau tidak Aty telah menyulam sejarah hidupnya dengan penuh kesabaran dan air mata. Betapa tidak, rintangan dan kerikil begitu banyak ia lalui. Tetapi ia tetap tekun dan selalu saja setia melakukannya. Aty pun tidak pernah bermimpi menjadi bintang seterang saat ini. Tetapi Aty selalu yakin bahwa semua yang ia lakukan dengan sungguh-sungguh, suatu saat nanti akan membuahkan hasil yang baik.

Waktu terus bergulir mengiringi jarum jam, dan tahunpun berganti. Setelah bertahun-tahun Aty meletakkan pondasi dan tiang-tiang sejarah dalam perjalanan hidupnya, tibalah masanya ia menunjukkan dirinya kepada dunia. Menunjukkan pada kita bahwa jauh diujung timur pulau Indonesia, di kabupaten selayar ada sosok wanita yang memiliki sesuatu yang bisa dia banggakan dan tunjukkan pada mata dunia. Dan Allah sang pencipta juga mengatakan bahwa wanita itu (Aty) sudah saatnya tampil bukan hanya disanggar, bukan hanya di kepualauan Selayar, tetapi tampil dalam skala nasional dan dunia. Allah Sang Maha Cinta telah menuliskan itu dalam garis kehidupan Aty. Seperti benih yang selama ini telah menguatkan akarnya dibawah permuakaan tanah, ketika akar benih itu sudah kuat, maka saatnya tumbuh keatas. Saatnya ia menunjukkan pada dunia bahwa ia adalah sosok yang memiliki keindahan. seperti itulah perjalanan Aty.

Modal Rp200 ribu

Grafik statistik perjalanan sejarah Atypun mulai menanjak, ketika Allah menghadirkan Audisi Dangdut Academy Indonesia (D’Academy) yang digelar Indosiar. Dangdut Academy Indosiar (D’Academy) merupakan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut terbesar di Indonesia dan digelar di tahun 2014. Dangdut Academy Indosiar menggelar audisi di 5 kota besar di Indonesia, salah satunya adalah di Kota Makassar.

Aty pun ingin mengikuti Audisi D’Academy ini apalagi semua teman-temannya mendukung dan meyakinkan bahwa dirinya bisa bersaing dengan para calon-calon lainnya. Bemodalkan uang Rp200 ribu Aty berangkat dari Kepulauan Selayar menuju Kota Makassar. Anda jangan membayangkan jika dari Selayar ke Makassar itu hanya satu atau dua jam. Memang benar, dengan pesawat Selayar-Makassar bisa ditempuh sekitar 20 menit. Tetapi untuk naik pesawat kita harus mengeluarkan uang sekitar Rp 300 ribu. Itu baru ongkos pesawat, belum ongkos taksi dari bandara Sultan hasanuddin ke Kota Makassar.

Sementara jika menggunakan bus, perjalanan dari Selayar Ke Makassar membutuhkan waktu sekitar 8 Jam. Biasanya mobil Bus berangkat dari Terminal Kota Benteng sekitar pukul 8 Pagi dan tiba di Pelabuhan Pammatata sekitar Jam 10.00 atau jam 11.00. Mobil tidak langsung naik ke kapal, kita harus menunggu dulu sekitar 30 sampai 1 jam. tergantung cuaca. Setelah Kapal Fery sudah siap, Maka semua bus akan naik ke kapal dan berlayar menuju Pelabuhan Bira di Kabupaten Bulukkumba. Jika cuaca sangat bagus maka perjalanan laut ini hanya memakan waktu dua sampai dua setengah jam. Tetapi jika musim ombak besar bisa sampai 4 jam diatas laut. Setelah Kapal Fery sandar di dermaga pelabuhan Bira, maka semua bus akan turun dan melanjutkan perjalanan darat dari Bulukumba ke Makassar. Jarak dari Bira Ke Makassar sekitar 250 km dan biasanya ditempuh sekitar 4 jam.

Saat itu Aty memilih perjalanan darat karena uangnya hanya Rp 200 ribu. Uang ini Rp 120 ribu untuk biaya bus, dan selebihnya untuk membeli keperluan lainnya ketika di Makassar. Kalau dihitung-hitung dengan uang ini tidak cukup, tetapi Allah Maha Kuasa dan telah mengatur semuanya dengan indah. Uang bukanlah kendala untuk mencapai sesuatu, sebab itu hanyalah bagian kecil dari apa yang dibutuhkan untuk mencapai apa yang Tuhan telah gariskan untuk kita. Ketika Tuhan telah menetapkan sesuatu untuk hamba-Nya maka Tuhan akan memberikan kemudahan. Di Makassar Aty tidak sendirian, ia mempunyai keluarga yang membantu keperluannya selama ikut audisi D’Academy.

Suaranya Membuat Saipul Merinding

Tanggal 11 Desember 2013, saatnya untuk ikut Audisi yang berlangsung di Celebes Convention Center. ratusan, bahkan ribuan peserta audisi sudah antri menunggu. Satupersatupun dipanggil. Dengan mengenakan kostum warna Pink, dan bando Aty pun masuk ke ruang Audisi. Dengan penuh percaya diri, sambil tersenyum Aty menyapa ketiga juri Sazkia Gotik, Saipul Jamil dan Benikno yang duduk di sofa.

“Assalamu Alaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya Nur Aty, Biasa dipanggil Aty, umur saya 26 Tahun
Asal saya dari kepulauan selayar” Sapa Aty.
Melihat Aty, ketiga juri terkesima, entah apa yang ada dalam pikirannya. Hanya saipul yang spontan mengatakan “Aty….yeeees”
“Aty Mau nyanyi Apa”? Tanya Sazkia hampir bersamaa dengan Beniqno.
“Mimpi terindah” Jawab Aty Mantap
“Boleh, saya suka lagu itu,” kata Beniqno
“Semoga jadi mimpi indah ya,? kata Saipul menimpali dengan wajah yang berseri-seri.
Aty pun mulai melantunkan lirik lagunya

Mimpi terindah
Yang datang menggoda
mengusik angan yang bercanda
Aku terjaga dari hayal asa
Belum selesai menyanyi, juri Saipul Jamil meminta agar Aty diiringi musik “Kasi musik” kata Saipul kepada tim Indosiar. Dan musik pun mulai terdengar mengiringi Aty menyanyi.
kecewa karena kau tiada
dengarlah kasih
jeritan hati
mungkinkah kau kumiliki
sehelai cinta yang aku cari
mungkinkah kau sudi berbagai
aku berharap waktu tak bergerak
agar dapat kau kudekap

“Merinding gue dengar suaranya ben,rasanya dapat….”Kata Saipul begitu Aty menyelesaikan lirik terakhir dari lagu ini.

Beniqno tidak mampu berkata-kata, ia masih ingin mendengar suara Aty dengan lagu yang lebih indah lagi.”kalau nadanya iyet bustami,? tanya juri kembali.
“Iye, bisa,” jawab Aty percaya diri.
zapiiiiiiii
Baru rallnya, Beniqno sudah berdiri dan maju ke depan memberikan Aty amplop hasil Audisi. “Nyanyi aja, jangan dibyuka dulu,” kata Beniqno setelah menyerahkan amplop tersebut. Aty pun terus larut dalam lagunya.
aku dendangkan lagu melayu
pelipur hati…..
pelipur lara…….
“Stop” kata para juri.
Aty pun berhenti
Perlahan tapi pasti Aty membuka amplop dan hasilnya Aty masuk Nominasi. Aty sangat
Selesai menyanyi para juri masih lajnut bertanya, saipul menanyakan apakah Aty sudah menikah atau belum. Aty menjawab mantap jika dirinya belum menikah. “Iye, belum,” jawabnya.
“AtySory, saya waktu kamu masuk saya kira 45,” kata Beniqno melihat penampilan Aty. Beniqno meminta agar gelang yang dipakai jangan dipakai lagi dilain waktu.

Aty pun membuka Ampolnya, perlahan tapi pasti Aty membukanyan hasilnya Aty masuk Nominasi. Aty sangat Senang dan bahagia. Itu hanya bisa Anda baca lewat raut wajahnya saat itu “Makasih,” katanya.
“Berusaha terus..diet diet diet,”kata beniqno mengiringi kepergian Aty meninggalkan ruangan Audisi.

Advertisements

Tulis Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: