Leave a comment

Caleg PPP Batal Sumbang 2 Kubah Masjid

Kedewasaan, mental dan keimanan seseorang itu teruji ketika ia diperhadapkan dengan masalah. Salah satu masalah yang dialami para caleg di pemilu 2014 adalah ketika ia tidak memperoleh suara seperti yang diharapkan di daerah pemilihannya.
Sementara, jauh-jauh hari sebelum tanggal 9 April caleg ini telah mengeluarkan sejumlah uang ataupun sumbangan lainnya kepada warga. Selain langsung kepada warga, beberapa caleg juga memilih memberi sumbangan untuk pembangunan mesjid, seperti yang dilakukan oleh caleg di polewali Mandar. Ini pula yang dilakukan oleh calon seorang calon anggota DPRD Tegal. Caleg ini sungguh mulia, sebab ia menymbang 10 truk pasir dan 2 kubah untuk pembangunan kubah mesjid di Desa Kalikangkung, Kecamatan pangkah.

CALEG-GAGAL780x390 pasir 10 truk diminta kembali

Sejumlah warga Desa Kalikangkung, Pangkah, Tegal, Jawa Tengah, mencangkul pasir bantuan dari salah seorang Caleg yang akan dikembalikan. Hal tersebut dilakukan sebagai buntut dari gagalnya bantuan dua kubah masjid, diduga karena sang caleg gagal ke kursi dewan.

Namun, kemuliaan itu pudar dan hilang lantara tiba-tiba saja ia membatalkan pemberiannya. Padahal, kubah berukuran besar tersebut sudah dipesan dan belum dibayar panitia. Tentunya panitia pembangunan mesjid merasa kecewa.

“Kami sangat kecewa, padahal pada saat kampanye terbuka, dia menjanjikan akan memberi bantuan dua kubah masjid,” sesal Hisyam, Jumat (11/4/2014) kepada kompas.com.

Hisyam menduga, salah satu alasan gagalnya bantuan karena caleg tersebut kesal tidak lolos ke gedung Dewan.

Sebelumnya, sang caleg sudah memberikan bantuan berupa pasir sebanyak 10 truk. Berdasarkan informasi yang diperoleh panitia masjid, tim sukses dari caleg berinisial PW tersebut batal memberi bantuan kubah lantaran hanya memperoleh suara sedikit di Dapil IV yang meliputi Kecamatan Pangkah, Kedungbanteng, dan Tarub.

“Kami akan mengembalikan pasir sepuluh truk, bantuan dari PW. Daripada memberi tidak ikhlas,” ujar Hisyam.

Dihubungi via ponsel, Ketua DPC PPP Kabupaten Tegal,Akhmad Tubagus Fahmi mengaku baru mengetahui kasus tersebut dari media yang telah melakukan wawancara. Rencananya, pihak DPC akan secepatnya mengklarifikasi PW.

“Besok coba saya klarifikasi, yang bersangkutan tidak masuk dalam struktural partai,” ujarnya saat dihubungi.

Sumber: Kompas.com

Advertisements

Tulis Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: